Pada awal tahun 2000-an, di Indonesia sedang tren motor bebek 4-stroke yang memiliki harga bersahabat. Beberapa pabrikan pun merilis produk-produk unggulan, Honda dengan Supra X, Yamaha dengan Vega, serta Kawasaki dengan model Blitz. Pabrikan asal Jepang lainnya, Suzuki, juga tak mau ketinggalan dengan merilis Suzuki Smash 110.
Motor ini pertama kali dirilis pada November 2002. Saat itu, motor dengan tagline “Si Gesit Irit” ini sangat populer dan digemari masyarakat Indonesia. Pasalnya, desain motor ini terlihat wah dan memikat untuk zamannya serta memiliki harga jual yang relatif terjangkau.
Ketika itu, Suzuki Smash dihadirkan untuk menggantikan posisi sang senior, Shogun 110. Namun, kualitas barang dan material pada motor ini sedikit dikurangi untuk menekan biaya produksi agar mampu bersaing dengan sepeda motor Honda Supra X dan Yamaha Vega.
Smash sendiri memiliki keunggulan pada torsi mesin yang besar jika dibandingkan dengan Shogun 110. Pasalnya, motor ini telah mengusung teknologi SEPIS (Suzuki Economy and Power Intake System) sehingga konsumsi bahan bakar lebih irit namun tetap menghasilkan performa yang maksimal.
Untuk sektor jantung pacu, Suzuki Smash menggendong mesin tipe 4-stroke, single cylinder, SOHC, pendingin udara, berkapasitas 109,1cc. Dengan modal tersebut, motor ini diklaim mampu meletupkan tenaga 7,7 PS pada putaran 7.000 rpm dan torsi puncak 0,81 kg-m pada putaran 5.500 rpm yang disalurkan melalui sistem transmisi manual empat percepatan.
Pada tahun 2006, dirilis Smash generasi kedua di Taman Mini Indonesia Indah. Saat itu, Suzuki New Smash ini sempat menjalani uji ketahanan di Sirkuit Sentul dengan jarak tempuh 4.226 km selama 50 jam non-stop. Smash generasi kedua ini juga telah disokong teknologi PAIRS (Pulse-secondary Air-injection System) untuk mengurangi gas buang sehingga lebih ramah lingkungan.
Selang empat tahun kemudian, generasi ketiga dirilis dengan tajuk Smash Titan. Terdapat beberapa perubahan pada model ini, salah satunya desain bodi yang sudah menganut 3D dan karburator yang telah disokong dengan TPS (Throttle Position Switch). Berikut spesifikasi teknis Suzuki Smash 110.
| Dimensi | 1.932 x 650 x 1.062 mm |
| Jarak Sumbu Roda | 650 mm |
| Jarak ke Tanah | 153 mm |
| Tinggi Jok | 755 mm |
| Kapasitas Bahan Bakar | 4,5 liter |
| Berat | 93,7 kg |
| Tipe Rangka | Pipa segi empat |
| Suspensi Depan | Teleskopik, peredam oli |
| Suspensi Belakang | Swing arm, double shock |
| Rem Depan | Tromol (2002), Cakram Hidraulis (2003) |
| Rem Belakang | Tromol |
| Ban Depan | 2,50-17 4PR |
| Ban Belakang | 2,75-17 4PR |
| Tipe Mesin | 4-stroke, single cylinder, SOHC, pendingin udara |
| Kapasitas Silinder | 109,1cc |
| Diameter x Langkah | 53,5 x 48,8 mm |
| Daya Maksimum | 7,7 PS @ 7.000 rpm |
| Torsi Maksimum | 0,81 kg-m @ 5.500 rpm |
| Sistem Transmisi | Manual, 4-speed |
| Starter | Electric dan Kick |






